Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Sukodono dan Bhabinkamtibmas Turun ke Sawah Dorong Ketahanan Pangan di Lumajang

Kapolsek Sukodono AKP Ernowo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah petani bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyukseskan program strategis nasional.
Kapolsek Sukodono AKP Ernowo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah petani bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyukseskan program strategis nasional.

 

Detik7news.com/lumajang - Kepolisian Sektor (Polsek) Sukodono Polres Lumajang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait swasembada pangan nasional. Langkah ini diwujudkan melalui aksi turun langsung ke lapangan untuk mendampingi dan memotivasi para petani di wilayah Kecamatan Sukodono.

Seperti yang terlihat di Desa Kebonagung, Kapolsek Sukodono AKP Ernowo, S.H., bersama Bhabinkamtibmas setempat ikut serta membantu warga mengolah lahan pertanian, khususnya dalam budidaya tanaman mentimun serta pemanfaatan pekarangan rumah untuk program pekarangan pangan bergizi. Sinergi antara aparat kepolisian dan kaum tani ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sektor pertanian lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Kapolsek Sukodono AKP Ernowo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah petani bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menyukseskan program strategis nasional.

"Kami hadir di sini untuk memberikan semangat dan pendampingan langsung kepada para petani. Sektor pertanian adalah fondasi utama ketahanan bangsa, dan Polri siap bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat di Sukodono agar produktivitas komoditas lokal seperti mentimun ini bisa terus meningkat," ujar AKP Ernowo saat ditemui di lokasi pertanian warga, Rabu (8/7).

Selain fokus pada pertanian komersial, Polsek Sukodono juga gencar mengampanyekan pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan rumah warga. Melalui program pekarangan pangan bergizi, masyarakat diedukasi untuk menanam sayur-mayur secara mandiri guna memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga sejalan dengan visi pemerintah pusat.

Mengenai pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan tersebut, AKP Ernowo menambahkan bahwa ketahanan pangan yang kuat harus diinisiasi dari lingkungan terkecil.

"Ketahanan pangan yang kuat harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Oleh karena itu, melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, kami mendorong warga memanfaatkan setiap jengkal pekarangan rumah untuk ditanami tanaman pangan bergizi. Jika kebutuhan dapur sudah terpenuhi secara mandiri, kesejahteraan masyarakat tentu akan ikut terangkat," imbuhnya.

Aksi nyata korps bhayangkara ini mendapat respons positif dari kelompok tani dan warga Desa Kebonagung. Mereka mengaku lebih termotivasi dengan kehadiran personel kepolisian yang tidak ragu untuk ikut turun langsung ke sawah membantu proses tanam dan perawatan.

Menutup keterangannya, AKP Ernowo berharap kolaborasi harmonis antara kepolisian dan sektor pertanian ini dapat menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Kabupaten Lumajang untuk terus berinovasi dalam menjaga stabilitas pangan.

"Sinergitas antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kami berharap kerja keras para petani di Desa Kebonagung ini bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain, sehingga wilayah Sukodono secara umum dapat menjadi lumbung pangan yang mandiri dan berkelanjutan," pungkasnya. (Nns)

Editor : Korwil Jatim