Kopi Bondowoso Makin Mendunia, Kapolres Aryo Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Strategis

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kecamatan Sumberwringin, Rabu (8/7/2026), menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola kawasan hutan produktif yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kecamatan Sumberwringin, Rabu (8/7/2026), menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola kawasan hutan produktif yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan

 

Detik7news.com/Bondowoso – Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabika terbaik di Indonesia. Melalui kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Forkopimda, Perum Perhutani KPH Bondowoso, dan berbagai pemangku kepentingan, langkah strategis untuk memperkuat sektor perkebunan sekaligus mengembangkan destinasi wisata berbasis agroforestri resmi diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bidang Wisata serta penyerahan PKS Agroforestri Kopi Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Kecamatan Sumberwringin, Rabu (8/7/2026), menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola kawasan hutan produktif yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid, M.Ag., Sekretaris Daerah Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., jajaran kepala perangkat daerah, Administrator Perhutani KPH Bondowoso, pimpinan Bank Jatim Cabang Bondowoso, para kepala desa, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), kelompok tani, hingga buruh tani penerima manfaat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Forkopimda menggunakan kain batik khas Bondowoso, penampilan Tari Polong Kopi sebagai simbol identitas daerah, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, sambutan Administrator Perhutani KPH Bondowoso, kemudian dilanjutkan penandatanganan kerja sama, penyerahan PKS Agroforestri Kopi Tahun 2026, serta bantuan alat dan sarana pertanian bagi para petani.

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan fondasi penting untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi komoditas unggulan daerah, khususnya kopi dan tebu, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun pasar internasional.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Perhutani juga menyerahkan bantuan bibit kopi, pestisida, serta berbagai peralatan pertanian kepada LMDH sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa Polri akan terus mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Kapolres, keamanan yang kondusif menjadi fondasi utama bagi tumbuhnya investasi, berkembangnya sektor pertanian, serta meningkatnya sektor pariwisata. Karena itu, Polres Bondowoso siap bersinergi bersama pemerintah daerah, TNI, Perhutani, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah agar berbagai program strategis dapat berjalan optimal.

"Kolaborasi yang kuat akan melahirkan kemajuan. Ketika keamanan terjaga, masyarakat dapat bekerja dengan tenang, sektor pertanian berkembang, investasi tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat. Polres Bondowoso berkomitmen mengawal setiap program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat," tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media masbhabinnews.

Kopi Arabika Bondowoso sendiri telah dikenal luas sebagai salah satu kopi specialty unggulan Indonesia. Tumbuh di kawasan Pegunungan Ijen Raung dengan ketinggian ideal, kopi ini memiliki karakter cita rasa yang bersih, aroma floral yang khas, tingkat keasaman seimbang, body yang lembut, serta menghadirkan sentuhan rasa cokelat, rempah, dan buah yang menjadi daya tarik tersendiri di pasar premium dunia.

Keunggulan tersebut menjadikan Kopi Arabika Bondowoso telah mengantongi Sertifikat Indikasi Geografis dan mampu menembus pasar ekspor ke berbagai negara. Potensi inilah yang terus diperkuat melalui program agroforestri agar produktivitas tetap meningkat tanpa mengabaikan kelestarian kawasan hutan.

Usai penandatanganan kerja sama, rombongan Forkopimda meninjau Peternakan Sapi Perah PT Bumi Kironggo Joyo, melakukan petik kopi bersama di kawasan agroforestri, mengunjungi Central Specialty Coffee Arabica milik Mas Iyan untuk melihat proses pengolahan kopi berkualitas ekspor, kemudian melanjutkan kunjungan ke Stasiun TVRI sebagai bagian dari promosi potensi unggulan Kabupaten Bondowoso.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, Perhutani, pelaku usaha, dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat posisi Bondowoso sebagai pusat kopi Arabika berkualitas dunia sekaligus destinasi agrowisata yang mampu menggerakkan perekonomian daerah. Dengan kebersamaan dan komitmen yang terus terjaga, Bondowoso diyakini semakin siap melangkah menjadi daerah yang maju, berdaya saing, serta mampu mengharumkan nama Indonesia melalui kekayaan alam dan produk unggulannya (nns)

Editor : Korwil Jatim