Selasa, 28 Jul 2026 18:19 WIB

Hari Anak Nasional, Polda Jatim Ajak Masyarakat Lindungi Anak dari Kekerasan dan Kejahatan Digital

Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas", Selasa (28/7/2026
Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas", Selasa (28/7/2026

 

Detik7 news.com / SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, perdagangan orang hingga ancaman kejahatan di ruang digital. 

Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Semangat Jogo Jawa Timur, Lindungi Anak Menuju Indonesia Emas", Selasa (28/7/2026).

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H. mengatakan anak merupakan aset sekaligus investasi terbesar bangsa yang harus dijaga bersama agar dapat tumbuh menjadi generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak adalah amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan Indonesia. Mereka berhak memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perdagangan orang, perundungan, diskriminasi, maupun kejahatan di ruang digital,” kata Kombes Ganis.

Menurutnya, semangat ‘Jogo Jawa Timur’ tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum ketika terjadi tindak pidana terhadap anak, tetapi juga dengan menghadirkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang mereka, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

“Melalui semangat ‘Jogo Jawa Timur’, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita," ujar Kombes Ganis.

Menurut Kombes Ganis, menjaga bukan hanya ketika anak - anak menghadapi bahaya, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang aman, ramah, serta mendukung tumbuh kembang mereka.

Kombes Ganis juga menegaskan perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. 

"Orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dunia usaha hingga pemerintah memiliki peran yang sama penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal, ” tegas Kombes Ganis.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Timur akan terus mengedepankan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan terhadap setiap tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak. 

Upaya preventif melalui edukasi serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga akan terus diperkuat guna mencegah terjadinya kekerasan sejak dini.

Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat, Kombes Ganis juga mengajak anak-anak agar tidak takut melapor apabila menjadi korban maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan.

“Teruslah belajar, berani bermimpi, berprestasi, dan jadilah pribadi yang berakhlak mulia. Jangan takut untuk berbicara apabila mengalami atau melihat kekerasan. Kalian tidak sendiri. Negara hadir untuk melindungi kalian. Berani bicara, selamatkan sesama,”pesan Kombes Ganis.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Menurutnya, masa depan Jawa Timur dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang hari ini dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan menjadi generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

“Jogo Jawa Timur, Jogo Anak Indonesia. Anak Terlindungi, Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Kombes Ganis. (Nns)

Editor : Korwil Jatim