Senin, 31 Agu 2026 10:13 WIB

HUT RI ke-81, MAKI Jatim Gelar Lomba Mancing Lele, Dorong Ekonomi Kreatif dan Kebersamaan Masyarakat

Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 kembali diwarnai berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 kembali diwarnai berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat.

Detik7News.com / SIDOARJO — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 kembali diwarnai berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat. Salah satunya digelar oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur melalui kegiatan Lomba Mancing Lele yang mengusung semangat kebersamaan sekaligus memperkuat pondasi salah satu sektor ekonomi kreatif di masyarakat.

Kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Kolam Pancing Suka Suka (SS), Desa Jumputrejo, Kabupaten Sidoarjo, yang dikelola oleh Pak Sitorus dan Ibu Yuli. Perlombaan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

Lomba mancing lele ini dirancang selama tiga jam dengan mekanisme tiga kali pelepasan ikan, masing-masing dilakukan setiap satu jam. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan persaingan yang sehat, meriah, sekaligus memberikan pengalaman menarik bagi seluruh peserta.

Antusiasme peserta terhadap kegiatan tersebut terbilang tinggi. Selain jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, MAKI Jatim juga memberikan ruang bagi masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi.

Panitia menyediakan kuota khusus sebesar 30 persen dari total lapak bagi masyarakat umum, tentunya dengan tetap mengikuti regulasi dan ketentuan perlombaan yang telah ditetapkan.

Ketua Panitia Lomba Mancing Lele MAKI Jatim, Mochamad Jauhary, mengatakan bahwa hingga menjelang pelaksanaan, jumlah peserta yang telah terdata terus mengalami peningkatan.

“Untuk peserta dari jajaran OPD Pemprov Jatim sampai saat ini sudah mencapai sekitar 60 peserta. Sementara dari kuota umum juga sudah mencapai 48 peserta,” jelas M. Jauhary.

Dengan jumlah lapak yang tersedia sebanyak 130 lapak, panitia optimistis seluruh lapak akan terisi hingga hari pelaksanaan.

Bukan sekadar ajang hiburan, Lomba Mancing Lele MAKI Jatim juga menawarkan hadiah yang cukup menarik. Panitia telah menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp50 juta untuk 10 kategori pemancing yang berhasil memperoleh ikan lele dengan bobot terberat.

Selain hadiah utama berupa uang pembinaan, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah hiburan melalui undian nomor lapak bagi peserta yang belum berhasil menjadi pemenang.

Sejumlah hadiah menarik telah disiapkan, antara lain satu unit motor listrik, sepeda gunung, lemari es, televisi, serta puluhan hadiah hiburan lainnya.

Untuk menjaga keberlanjutan ikan sekaligus menghadirkan perlombaan yang sportif, kegiatan ini menerapkan metode “Get and Release”.

Ikan lele yang berhasil diperoleh peserta akan melalui proses penimbangan terlebih dahulu. Setelah bobotnya dicatat dan disaksikan secara terbuka, ikan kemudian dilepaskan kembali ke kolam.

Penentuan juara dilakukan berdasarkan bobot ikan lele terberat selama tiga jam perlombaan. Selain juara 1, 2, dan 3, panitia juga akan menentukan sejumlah nominasi pemenang lainnya sesuai kategori yang telah ditetapkan.

Owner Kolam Pancing Suka Suka (SS), Pak Sitorus dan Ibu Yuli, juga telah mempersiapkan ikan lele dengan bobot rata-rata sekitar 8 kilogram hingga lebih dari 12 kilogram.

Karena bobot ikan yang cukup besar, peserta diimbau mempersiapkan peralatan pancing dengan baik, terutama joran jenis reel, senar dan mata kail agar mampu mengantisipasi tarikan ikan berukuran besar.

Panitia menegaskan bahwa jenis joran yang diperbolehkan dalam perlombaan adalah joran pancing reel, bukan stick pancing jenis “bebekan”.

Selain itu, panitia juga akan menerapkan sejumlah aturan teknis, termasuk larangan penggunaan pakan tertentu, hak dan kewajiban peserta, serta ketentuan mengenai sah atau tidaknya ikan yang diperoleh berdasarkan posisi kail pada mulut ikan.

Seluruh keputusan panitia terkait teknis perlombaan nantinya bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

M. Jauhary mengimbau seluruh peserta untuk datang lebih awal.

“Peserta lomba diharapkan hadir satu jam sebelum perlombaan dimulai. Nantinya akan dilakukan registrasi ulang sekaligus pembagian jersey dan topi yang wajib digunakan selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Suasana perlombaan dipastikan semakin semarak karena panitia juga telah menyiapkan hiburan musik.

New PUTRAMEGA pimpinan Nova Anggunardi Putra akan hadir memberikan hiburan kepada peserta dan masyarakat. Sejumlah artis KDI juga dijadwalkan turut memeriahkan acara tersebut.

Kehadiran hiburan musik ini diharapkan menjadikan lomba mancing bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi dan rekreasi bagi masyarakat.


MAKI Jatim menilai kegiatan seperti lomba mancing memiliki potensi menjadi bagian dari pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Perputaran aktivitas ekonomi di sekitar lokasi, mulai dari kuliner, UMKM, jasa penyewaan, hingga hiburan, diharapkan ikut mendapatkan manfaat.

Semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 pun tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana sportif, guyub dan penuh kebersamaan.

M. Jauhary kembali menyampaikan bahwa lapak lomba masih tersedia bagi masyarakat yang ingin ikut ambil bagian.

“Lapak kosong masih tersedia bagi calon peserta yang belum mendaftar. Kami mengajak masyarakat untuk ikut meramaikan kegiatan ini dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” pungkasnya.

Bravo MAKI Jatim!

Semangat Kemerdekaan, semangat kebersamaan, dan semangat membangun ekonomi kreatif masyarakat Jawa Timur.

 

(Red)

Editor : Redaksi