Detik7News.com | PASURUAN – Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nilai-nilai spiritual mewarnai kegiatan silaturahmi keluarga besar dalam rangka mengenang 75 tahun wafatnya Almarhum Mbah Umar Sidik, yang digelar pada Minggu Kliwon, 7 Juni 2026, di kediaman Omah Bude Ki Sunarye Umarsi, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.
Acara yang dihadiri keluarga besar keturunan Mbah Umar Sidik tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mengenang jasa serta keteladanan sosok yang dihormati oleh keluarga dan masyarakat sekitar.
Baca juga: Suroboyo 10K 2026 Sukses Besar, 3.000 Pelari Ramaikan Kota Pahlawan dan Dongkrak Sport Tourism
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Wilayah Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo. Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai silaturahmi, kebersamaan, dan penghargaan kepada para leluhur yang telah memberikan warisan keteladanan bagi generasi penerus.
Dalam suasana yang penuh khidmat, para keluarga besar berkumpul untuk memanjatkan doa bersama, mengenang perjalanan hidup Almarhum Mbah Umar Sidik, serta memperkuat ikatan kekeluargaan yang telah terjalin lintas generasi. Momen tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan saling menghormati di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Heru Satriyo menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi keluarga yang sarat makna tersebut. Menurutnya, tradisi mengenang jasa para pendahulu merupakan bagian penting dalam menjaga identitas keluarga sekaligus memperkuat hubungan antargenerasi.
"Silaturahmi seperti ini memiliki nilai yang sangat luhur. Selain menjadi ajang berkumpul keluarga besar, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenang perjuangan dan keteladanan para sesepuh agar dapat diteruskan oleh generasi muda," ujar Heru Satriyo.
Baca juga: Tak Sekadar Kolam Renang, Pancoran Waterpark Banyuwangi Siapkan Destinasi Wisata Keluarga Terpadu
Acara berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekhidmatan. Para tamu yang hadir saling bertukar cerita, mempererat hubungan kekeluargaan, serta mendoakan agar seluruh keluarga besar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Peringatan 75 tahun wafatnya Mbah Umar Sidik ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus menjaga nilai-nilai persaudaraan, menghormati jasa para leluhur, serta memperkokoh kebersamaan di tengah masyarakat.
"Selamat datang dan sehat selalu, Amin." Ungkapan sederhana tersebut menjadi doa dan harapan yang mengiringi seluruh rangkaian acara, menegaskan bahwa silaturahmi adalah jembatan yang mampu menyatukan hati dan memperkuat ikatan keluarga sepanjang masa.
Baca juga: *Salah Satu Warga Tragah Tewas Dianiaya, Polres Bangkalan Masih Dalami Motif Pelaku*
(Red)
Editor : Redaksi