Detik7news.com/SURABAYA – Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran gelap narkotika demi menyelamatkan masa depan bangsa.
Baca juga: Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar Tinjau Lahan Jagung P2B, Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.
"Tahun ini, peringatan HANI mengusung tema sentral "Bersama Melawan Narkoba Demi Generasi Emas Bangsa," ucapnya, Jumat (26/06/2026).
Sinergi Bersama Masyarakat, lanjut kata Adik Agus Putrawan, bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Perlu ada kolaborasi kuat dari seluruh lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.
"Maka Benteng Utama terpenting adalah Keluarga sebagai pelindung pertama anak dari bahaya narkoba, begitu juga Peran Tokoh masyarakat dan agama wajib mengedukasi warga," tegasnya.
Baca juga: Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi hingga Daerah
Perlu Kami sampaikan, masih lanjut Adik Agus Putrawan, Laporan Warga (Masyarakat) diminta aktif melaporkan bilamana ada dugaan aktivitas mencurigakan.
"Polres Pelabuhan Tanjung Perak Komitmen, Sebagai wilayah gerbang laut utama di Surabaya, akan memperketat pengawasan di area pelabuhan dan pesisir," ujarnya.
AKP Adik Agus menekankan, ada dua strategi utama dalam penanganan narkoba, yaitu tindakan tegas (penegakan hukum) dan tindakan humanis (pencegahan), akan kami Sikat habis bandar dan jaringan pengedar narkoba tanpa pandang bulu.
"Dan yang terpenting jajaran Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung perak (KP3), dengan cara melakukan Tindakan Edukatif, seperti Sosialisasi masif ke sekolah, komunitas pemuda, dan pekerja pelabuhan, serta Penyelamatan Korban untuk Mendorong rehabilitasi bagi para pengguna yang menjadi korban," ulasnya
Kasat Narkoba menambahkan,Menuju Generasi Emas Bangsa, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Jika generasi muda hancur karena narkoba, maka cita-cita Indonesia Emas akan sulit tercapai.
"Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pengedar narkoba di wilayah hukum kami. Mari kita jaga anak-anak kita, bersihkan lingkungan kita, dan wujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, serta berprestasi tanpa narkoba," tegas AKP Adik Agus Putrawan dihadapan awak media. (Nns)
Editor : Korwil Jatim