MAKI Jatim dan GEMPAR Jatim Gelar Aksi Damai di Depan Kejati Jatim, Serukan Penegakan Hukum yang Berintegritas

detik7news.com
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur bersama GEMPAR Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

Detik7News.com | Surabaya – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur bersama GEMPAR Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jumat (10/7/2026) pukul 13.00 WIB. Ratusan peserta aksi turun menyampaikan aspirasi sebagai bentuk dukungan terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi.

Dalam aksi tersebut, Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur sekaligus Koordinator Lapangan, Heru Satryo, menyampaikan pernyataan sikap yang menegaskan dukungan penuh kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur agar tetap teguh menjalankan tugas penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang diduga terlibat tindak pidana korupsi.

Baca juga: Pimpinan Redaksi Media Online Moch.Nova Sampaikan Ucapan Selamat 15 Tahun Pernikahan Heru Satriyo dan Dwi Yulis

Menurut Heru, MAKI Jatim berharap persoalan yang melibatkan oknum aparat penegak hukum di tingkat pusat tidak terjadi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

"Harapan kami, peristiwa yang melibatkan oknum di tingkat Kejaksaan Agung tidak sampai terjadi di Bumi Majapahit, Jawa Timur. Kami tidak ingin hal seperti itu mencederai Kejaksaan di Jawa Timur. Hingga saat ini, kami masih menaruh kepercayaan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kami percaya institusi ini mampu menjaga profesionalisme dan integritas dalam penegakan hukum," tegas Heru Satryo.
Ia menambahkan, kehadiran MAKI Jatim bersama GEMPAR Jatim bukan semata-mata melakukan aksi unjuk rasa, melainkan memberikan dukungan moral kepada Kejati Jatim agar setiap proses penanganan perkara dilakukan secara objektif, transparan, profesional, serta bebas dari intervensi maupun kriminalisasi.

Selain itu, massa juga menyampaikan aspirasi agar dugaan kasus korupsi pengelolaan batu bara yang menjadi perhatian publik dan disebut menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, diusut secara tuntas sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Massa meminta seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara terbuka, profesional, dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Heru juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah institusi Kejaksaan dengan memastikan tidak ada oknum di lingkungan Kejati Jawa Timur yang melakukan penyimpangan sehingga dapat mencederai kepercayaan publik.

Baca juga: Reputasi Digital: Antara Hak Individu dan Kemerdekaan Pers

Pada awal aksi, massa meminta pimpinan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menemui para demonstran untuk melakukan audiensi secara terbuka. Setelah dilakukan komunikasi antara koordinator aksi dengan pihak pengamanan, Kejati Jawa Timur akhirnya menerima beberapa perwakilan demonstran untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di dalam kantor.

Dalam audiensi tersebut, Kasi Penuntutan Umum, Yogi, yang mewakili Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan tertib.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari MAKI Jawa Timur, GEMPAR Jawa Timur, dan mahasiswa HAMI atas kepedulian, dukungan, serta kecintaan yang telah diberikan kepada institusi Kejaksaan, khususnya Kejaksaan Tinggi Jawa Timur," ujarnya.
Yogi menegaskan bahwa seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berkomitmen menjalankan setiap penanganan perkara secara profesional, berintegritas, serta menjaga kepercayaan masyarakat.

Baca juga: Paldam V/Brawijaya Gelar Kegiatan Sosial Pembagian Oli Gratis untuk 500 Pengemudi Ojek Online

"Kami tegaskan bahwa jajaran Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akan tetap menjalankan setiap proses penanganan perkara secara profesional, berintegritas, serta senantiasa menjaga marwah institusi dan kepercayaan masyarakat. Kami juga memohon doa dan dukungan agar selalu diberikan keteguhan, kekuatan, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas demi memenuhi harapan masyarakat Jawa Timur," kata Yogi.
Aksi damai berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai. MAKI Jatim bersama GEMPAR Jatim berharap sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum terus diperkuat dalam upaya pemberantasan korupsi, memperkokoh supremasi hukum, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan di Jawa Timur.

Kedua organisasi tersebut juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai proses penegakan hukum secara kritis, konstruktif, serta tetap menghormati asas praduga tak bersalah dan mekanisme hukum yang berlaku, sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru