Laka Beruntun di Akses Menuju Suramadu, Polres Bangkalan : Pasutri Tewas, Kendaraan Rusak Parah

detik7news.com
Laka Beruntun di Akses Menuju Suramadu, Polres Bangkalan : Pasutri Tewas, Kendaraan Rusak Parah

 

Detik7news.com/Polres Bangkalan - Kecelakaan lalu lintas beruntun menghebohkan Jalan Suramadu Tangkel, Bangkalan, Jumat pagi, 3 Juli 2026, sekitar pukul 06.30 WIB.  Sebuah truk Mitsubishi terguling ke area rumput dengan kondisi terbalik dan kabin ringsek. 

Baca juga: Satreskrim Polres Bangkalan berhasil ungkap kasus curanmor di dua TKP di Sidoarjo berdasarkan cctv 

Muatan truk berserakan di sekitar lokasi kejadian. Beberapa mobil lain juga tampak ringsek akibat benturan beruntun. Sejumlah warga terlihat berkerumun di pinggir jalan untuk melihat proses evakuasi, sementara sepeda motor terparkir di area rerumputan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan Ipda Akhmad Jauhari yang didampingi Kasihumas Ipda Agung Intama mengatakan, proses evakuasi korban dan kendaraan masih berlangsung hingga Jumat (3/7/2026) malam. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan bermula saat bus bernomor polisi M 7537 UA yang dikemudikan AS (61), warga Kabupaten Sampang, melaju dari arah Surabaya menuju Bangkalan.

Baca juga: Dukung Sukses Penyelenggaraan Haji 2026, Polri Terima Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI

"Ini satu arah, posisi bus berada paling belakang. Untuk korban, pengendara sepeda motor dan penumpangnya meninggal dunia di lokasi kejadian," terang Ipda Jauhari.

Ipda Jauhari mengatakan jika seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan juga mengalami kerusakan. Polisi menduga kecelakaan dipicu pengemudi bus yang mengalami microsleep saat mengemudi. 

Baca juga: Kurang dari 24 Jam Polres Lumajang Ungkap Kasus Pembunuhan Gadis, Terduga Pelaku Diamankan

Menurut Ipda Jauhari, sebelum kecelakaan terjadi, bus tersebut diketahui baru menyelesaikan perjalanan dari Kabupaten Sumenep menuju Situbondo untuk mengantar santri.

Setelah itu, bus kembali ke Madura untuk mengantar para wali santri pulang ke Sumenep. "Dugaan sementara sopir bus mengalami microsleep," tutup nya. (Nns)

Editor : Korwil Jatim

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru