Detik7news.com/SURABAYA – Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim juga terus berkomitmen peduli terhadap kesejahteraan warga salah satunya melalui swasembada pangan.
Baca juga: Polresta Malang Kota Gelar Bakkes, 200 Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis di Hari Bhayangkara ke - 80
Untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dan Polsek jajarannya terus memperkuat sinergi lintas sektor.
Hal itu seperti dilakukan Polsek Kenjeran dengan menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian Kota Surabaya dan Kelompok Tani (Poktan) Nandur Makmur yang sudah menggelar panen raya komoditas terong pada bulan yang lalu.
Panen raya tersebut memanfaatkan lahan ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjungperak yang berlokasi di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.
Menariknya, budidaya terong ini menerapkan teknik tumpang sari, yakni ditanam di antara tanaman jagung untuk memaksimalkan lahan yang terbatas di kawasan perkotaan.
Baca juga: Hari Bhayangkara ke - 80 Polres Jember Salurkan Bantuan untuk Yayasan Yatim Piatu
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri dalam hal ini Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim terhadap program Astacita Presiden terkait swasembada pangan.
“Kami tidak hanya memetakan potensi keamanan wilayah, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan demi tercapainya ketahanan pangan yang menjadi program pemerintah," terang Iptu Suroto, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, panen terong tumpang sari ini menjadi bukti bahwa optimalisasi lahan sekecil apa pun bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan lokal.
Baca juga: Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
Iptu Suroto berharap hasil panen ini tidak hanya memperkuat stok pangan lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat urban Surabaya untuk lebih mandiri secara pangan.
“Kami akan terus hadir mendampingi kelompok tani. Sinergi ini adalah modal utama kita menuju target swasembada pangan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Nns)
Editor : Korwil Jatim