Detik7news.com/Bondowoso – Semangat membangun pemerintahan yang modern dan pelayanan publik berbasis teknologi semakin menguat di Kabupaten Bondowoso. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Bondowoso Digital Days 2026, sebuah momentum strategis yang mempertemukan pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat transformasi digital sebagai fondasi kemajuan daerah.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menghadiri pembukaan Bondowoso Digital Days 2026 yang digelar di Alun Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso, Selasa (14/7/2026) malam.
Baca juga: Polresta Sidoarjo Ajak Pelajar Disiplin dan Peduli Kamtibmas
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bondowoso Dr. H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, S.E., Sekretaris Daerah Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., jajaran kepala perangkat daerah, perwakilan perbankan, pelaku usaha, serta sekitar 1.000 masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Acara diawali dengan kedatangan rombongan Forkopimda dari Pendopo Kabupaten, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, penayangan video transformasi digital Bondowoso, laporan Kepala Badan Pendapatan Daerah Slamet Yantoko, S.Sos., M.M., deklarasi dan penandatanganan dukungan transformasi digital daerah, hingga pembukaan resmi oleh Bupati Bondowoso.
Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso menegaskan bahwa transformasi digital merupakan langkah strategis untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang cepat serta berkualitas.
Menurutnya, digitalisasi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat ekosistem ekonomi digital, sekaligus mendorong daya saing Kabupaten Bondowoso di era perkembangan teknologi.
Baca juga: Polres Lumajang Amankan Tersangka Spesialis Jambret Sasar Perempuan dan Anak
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga meluncurkan sejumlah program prioritas, di antaranya pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis digital, pembebasan PBB bagi masyarakat miskin ekstrem, serta penghapusan denda administrasi PBB P2 sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat.
Usai pembukaan, Kapolres bersama Forkopimda meninjau berbagai stan UMKM dan layanan digital yang menampilkan beragam inovasi daerah. Kehadiran stan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi digital tidak hanya menyentuh pelayanan pemerintahan, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dan memperluas peluang usaha bagi masyarakat.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa Polri siap mendukung setiap langkah pembangunan yang berorientasi pada kemajuan daerah, termasuk percepatan transformasi digital.
Baca juga: Aiptu Ahmad Abadi Blusukan ke Daerah Terpencil, Fakta Soal Bansos Bikin Prihatin
"Transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman, adaptif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci lahirnya pelayanan publik yang semakin berkualitas serta pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan," ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media masbhabinnews.
Melalui Bondowoso Digital Days 2026, semangat kolaborasi antara pemerintah, TNI Polri, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan terus terjalin erat sehingga percepatan transformasi digital mampu menjadi motor penggerak lahirnya Bondowoso yang semakin maju, inovatif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Nns)
Editor : Korwil Jatim