Detik7news.com/TANJUNG PERAK - Polsek Krembangan, yang berada di bawah jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan.
Baca juga: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kerahkan 696 Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT di Surabaya.
Melalui personel penggerak ketahanan pangan, Polsek Krembangan bersinergi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Surabaya dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Dorang Cinta menggelar panen raya komoditas ikan lele.
Dalam panen kali ini, kelompok tani binaan tersebut berhasil mengangkat sebanyak 90 kilogram ikan lele. Lahan ketahanan pangan Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini sendiri memanfaatkan area yang berlokasi di Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa seluruh hasil panen seberat hampir satu kuintal tersebut langsung diserap oleh pasar lokal.
Baca juga: Polres Ponorogo Siagakan 600 Personel Kawal Puncak Grebeg Suro 2026 dan Larungan Telaga Ngebel
Warga Kelurahan Perak Barat menyambut antusias dengan melakukan pembelian, baik secara langsung di lokasi maupun melalui sistem pemesanan via grup WhatsApp (WAG).
"Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui personel penggerak ketahanan pangan Polsek Krembangan berkomitmen penuh mengawal produktivitas pangan di tingkat lokal. Hasil panen lele sebanyak 90 kilogram ini langsung habis terjual kepada warga berdasarkan pesanan langsung maupun lewat WAG," ujar Iptu Suroto.
Kegiatan budidaya dan panen lele ini bukan sekadar aktivitas pertanian perkotaan biasa. Iptu Suroto menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari langkah nyata dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan yang diinstruksikan oleh Polda Jawa Timur.
Baca juga: Polres Gresik Ungkap Curat di Menganti, Tersangka Diamankan di Jombang
"Lebih luas lagi, program ini menjadi kepanjangan tangan dari agenda strategis nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia guna mewujudkan swasembada pangan di seluruh pelosok negeri, " paparnya.
Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, penyuluh pertanian (PPL), dan kelompok masyarakat seperti KWT Dorang Cinta, program ini diharapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas pasokan pangan mandiri, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi warga di tengah tantangan pemenuhan gizi masyarakat. (Nns)
Editor : Korwil Jatim