Detik7news.com MANOKWARI — Elemen masyarakat di Manokwari, Papua Barat, secara bersama-sama menolak pembiaran peredaran rokok ilegal bermerek Martil Bold yang kian marak di wilayah mereka. Warga mendesak Bea Cukai dan kepolisian segera bertindak tegas membongkar jaringan terstruktur yang diduga beroperasi leluasa selama ini.
Dalam tuntutan yang disampaikan, masyarakat meminta Mabes Polri melakukan pemeriksaan khusus dan transparan terkait dugaan keterlibatan pejabat tinggi yang diduga menerima upeti. Polda Papua Barat dan Polresta Manokwari diminta menyelidiki aliran dana dari selisih rokok yang tidak dilaporkan, mengusut tuntas dari petugas di lapangan hingga pihak yang melindungi, serta membongkar gudang dan rantai pasok Martil Bold secara menyeluruh.
Masyarakat juga meminta Kementerian Keuangan melalui Bea Cukai melakukan evaluasi total dan pemeriksaan internal terhadap petugas yang diduga terlibat, serta memverifikasi kembali laporan jumlah batang yang selama ini dilaporkan. Aktor intelektual dan distributor utama, termasuk yang dikenal sebagai Ko Hendra, harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu, tidak peduli jabatan maupun kedudukannya.
Praktik pembiaran ini dinilai sangat bertentangan dengan instruksi tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang memerintahkan seluruh jajarannya menindak tanpa kompromi segala kegiatan ilegal. Masyarakat berharap penindakan dilakukan secara transparan sehingga kerugian keuangan negara dapat segera dihentikan dan iklim usaha yang sehat dapat terjaga. (Nns)
Editor : wartawan