Detik7News.com | SIDOARJO — Sikap tegas Bupati Sidoarjo H. Subandi terhadap pelaksanaan kegiatan Outing/Outdoor Learning (ODL) yang dinilai dapat membebani orang tua siswa mendapat dukungan dari Ketua Gerrindo DPW Jawa Timur, Hertanto.
Hertanto menyatakan mendukung penuh langkah Bupati Subandi yang memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah di wilayah Kabupaten Sidoarjo agar tidak menyelenggarakan ODL ke luar daerah yang berpotensi menambah beban biaya bagi para wali murid.
Baca juga: Polisi dan Warga Bersinergi Cegah Karhutla di Kawasan Hutan Panceng
Peringatan tersebut disampaikan Bupati Subandi saat memberikan arahan dalam kegiatan Launching Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) Award di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Rabu (16/9/2026).
Dalam arahannya, Subandi menegaskan bahwa kepala sekolah yang tetap menyelenggarakan ODL ke luar kota dan membebani orang tua siswa dapat dikenai sanksi tegas, termasuk pencopotan dari jabatan kepala sekolah. Pemberitaan pada hari yang sama juga menyebut Bupati menyoroti keluhan wali murid terkait biaya kegiatan ODL luar kota yang dinilai memberatkan.
Menurut Subandi, kondisi ekonomi masyarakat saat ini perlu menjadi pertimbangan dalam setiap program yang diselenggarakan satuan pendidikan. Kegiatan sekolah yang membutuhkan biaya tambahan besar, terlebih untuk perjalanan ke luar daerah, dinilai tidak tepat apabila pada akhirnya menjadi beban bagi orang tua siswa.
Hertanto menilai ketegasan tersebut penting agar kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat.
“Kami mendukung penuh sikap tegas Bupati Sidoarjo H. Subandi. Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi bagian dari proses pembelajaran justru membebani orang tua siswa dengan biaya yang besar,” ujar Hertanto.
Baca juga: Rapat FKLL Rumuskan Strategi Menurunkan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Gubeng
Ia menambahkan, kegiatan pembelajaran di luar kelas pada prinsipnya dapat memberikan pengalaman positif bagi peserta didik. Namun, pelaksanaannya harus mempertimbangkan tujuan pembelajaran, kemampuan ekonomi wali murid, keselamatan siswa, serta tidak boleh menimbulkan tekanan kepada keluarga peserta didik.
“Pendidikan harus menjadi sarana untuk mencerdaskan dan memberikan pengalaman kepada anak-anak, bukan menjadi sumber beban tambahan bagi orang tua. Masih banyak lokasi edukatif yang bisa dimanfaatkan tanpa harus melakukan perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya besar,” katanya.
Hertanto juga mengapresiasi keberanian Bupati Subandi dalam memberikan peringatan secara terbuka kepada jajaran kepala sekolah. Menurutnya, ketegasan pemerintah daerah diperlukan agar kebijakan pendidikan dapat diterapkan secara konsisten dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Bupati Subandi meminta jajaran Dinas Pendidikan serta para kepala sekolah memperhatikan kondisi masyarakat sebelum menyusun program kegiatan sekolah. Ia juga menyoroti adanya kegiatan perjalanan luar kota dengan biaya hingga jutaan rupiah yang dibebankan kepada siswa.
Dukungan terhadap kebijakan tersebut, kata Hertanto, diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ODL di Kabupaten Sidoarjo.
“Kami berharap seluruh kepala sekolah dapat menjalankan arahan Bupati. Yang harus menjadi prioritas adalah kepentingan peserta didik, kemampuan orang tua, serta kualitas pendidikan itu sendiri,” pungkas Hertanto.
Dengan adanya peringatan tersebut, sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo diharapkan lebih selektif dalam merancang kegiatan pembelajaran di luar kelas, sehingga tujuan pendidikan tetap tercapai tanpa menambah beban ekonomi masyarakat.(Red)
Editor : Redaksi