Detik7News.com / SURABAYA, 2 September 2026 — Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya terus diperkuat. Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kota Surabaya kembali menggelar koordinasi lintas sektor untuk membahas langkah konkret meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di wilayah Kecamatan Genteng.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Suara Surabaya, Rabu (2/9/2026), tersebut menjadi momentum bagi sejumlah stakeholder untuk mengevaluasi kondisi keselamatan lalu lintas sekaligus menyusun strategi pencegahan kecelakaan yang lebih terarah dan berbasis wilayah.
Baca juga: Alya Stiker, Rekomendasi Tempat Pemasangan Stiker Motor dan Mobil di Surabaya Pusat
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya, serta Jasa Raharja Kota Surabaya. Masing-masing pihak menyampaikan data, informasi, serta hasil evaluasi mengenai kondisi lalu lintas dan potensi titik rawan kecelakaan di Kecamatan Genteng.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada penanganan setelah terjadinya kecelakaan, tetapi juga diarahkan pada langkah preventif dan antisipatif. FKLL mendorong agar faktor penyebab kecelakaan dapat dipetakan secara menyeluruh, mulai dari perilaku pengguna jalan, kondisi kendaraan, hingga aspek prasarana dan lingkungan jalan.
Dari hasil pembahasan tersebut, sejumlah strategi menjadi perhatian utama. Di antaranya adalah meningkatkan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, memperkuat pengawasan terhadap perilaku pengguna jalan, serta melakukan evaluasi terhadap fasilitas keselamatan di ruas maupun lokasi yang memiliki potensi risiko kecelakaan.
Pendekatan berbasis wilayah dinilai penting karena setiap kecamatan memiliki karakteristik lalu lintas dan persoalan yang berbeda. Dengan pemetaan yang lebih spesifik, langkah intervensi diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap keselamatan masyarakat.
Baca juga: FKLL Kota Surabaya Rumuskan Strategi Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Bubutan
Sinergi antara Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan Jasa Raharja Kota Surabaya juga menjadi bagian penting dalam strategi tersebut. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu melahirkan program keselamatan lalu lintas yang tidak berjalan secara parsial, melainkan terintegrasi dan berkelanjutan.
FKLL Surabaya menegaskan bahwa upaya menekan angka kecelakaan membutuhkan keterlibatan seluruh stakeholder, termasuk masyarakat sebagai pengguna jalan. Kesadaran untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan keselamatan di jalan raya.
Melalui koordinasi tersebut, seluruh stakeholder berkomitmen memperkuat sinergi dan mengambil langkah nyata untuk menciptakan lalu lintas yang lebih aman, tertib dan berkeselamatan, khususnya di Kecamatan Genteng.
Baca juga: Pelantikan PMR Siswa Baru SMPN 1 Sedati Sidoarjo Sukses Digelar Bertepatan HUT RI ke-81
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari target bersama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya.
Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab satu institusi. Dengan kolaborasi, pengawasan, edukasi dan kepedulian seluruh pengguna jalan, Surabaya diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang semakin aman bagi masyarakat.(Red)
Editor : Redaksi